Belajar bahasa jawa lengkap

Belajar bahasa Jawa sebagai bagian kecil dari usaha melestarikan bahasa daerah di Indonesia agar tidak punah.

Halo saudara-saudara di seluruh dunia, namaku Andi Suroso. Yah, dari namanya pastilah aku orang Jawa dan itu emang bener. Aku asli Jawa tinggal di Solo, Jawa Tengah. Kalau denger nama Solo pastilah kental dengan yang namanya bahasa Jawa. Nah, di sini aku ingin membagi pengetahuanku tentang bahasa Jawa sebagai bahasa ibu yang perlu kita lestarikan selain bahasa nasional saya dan saudara-saudara.
Versi Jawa:
Halo para sedulur sak donya, jenengku Andi Surasa. Ya, nek disawang sakajenenge mesti aku wong Jawa, iku pancen bener. Aku asline Solo ana ing provinsi Jawa Tengah. Nek sedulur ngrungokne tembung Solo mesti isih kenthel karo sing jenenge basa Jawa. Dadi, aku ning kene, pengin mbagi pengetahuanku bab basaJawa sing kudu awake dhewe kabeh kudu nguri-uri kajaba basa nasional ku lan sedulur kabeh.Aku bukan orang ahli sastra Jawa, tapi aku hanya ingin membagi apa yang aku praktikkan sehari-hari.

Yang pengin koment silakan lah, isi di kotak koment.

Contoh Terjemahan Dari Bahasa Jawa Ke Bahasa Indonesia

Kangmas Mbakyu,

Hari ini saya akan memberi satu cvontoh lagi terjemahan dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia. Selain itu, kita dapat belajar kosakata dalam bahasa Jawa.

Tulisan asli yang saya kutip sebagian dari solopos.com:

Nalika warga Amerika Serikat milih Barack Obama minangka presiden ing 2008, Indonesia lan Jawa katut disebut dening medhia-medhia internasional. Indonesia pancen negara sing ana gandheng cenenge kalawan laku uripe Obama. Jaman isih cilik, dheweke urip ing tengah-tengahe warga Jakarta.

“Maturnuwun baksone, sega goreng, emping lan kerupuke,” ujare Obama nalika tumeka ing Istana Merdeka, Jakarta, November 2010 kapungkur. “Kabeh enak,” ujare Obama ing basa Indonesia sing grothal-grathul, nanging nengsemake tumrap sapa wae.

Terjemahannya kurang lebih begini, kalau ada koreksi silakan dikomen :):

Ketika warga Amerika Serikat memilih Obama menjadi presiden pada tahun 2008, Indonesia dan Jawa ikut disebut oleh media-media internasional. Indonesia memang negara yang ada hubungannya dengan kehidupan Obama. Jaman masih kecil, dia hidup di tengah-tengah warga Jakarta.

“Terima kasih baksonya, nasi goreng, emping dan kerupuknya”, ujar Obama ketika datang di Istana Merdeka Jakarta November 2010 lalu. ” Semua enak, ” ujar Obama dalam bahasa Jawa Indonesia yang terbata-bata tapi menyenangkan untuk siapa saja.

Kosakata bahasa Jawa:

Nalika = ketika
Warga = warga
Milih = memilih
Lan = dan
Ing = pada
Katut = ikut
Pancen = memang
Negara = negara
Sing = yang
Ana = ada
Gandheng cenenge = hubungannya
Laku uripe = kehidupan
Isih = masih
Cilik = kecil
Dheweke = dia
Urip = hidup
Maturnuwun = terima kasih
Sega = nasi
Tumeka = datang
Kapungkur = yang lalu
Kabeh = semua
Grothal-grathul = terbata-bata, tidak lancar
Nanging = tapi
Nengsemake = menyenangkan
Tumrap = kepada
Sapa = siapa
Wae = saja

Mengenal Huruf Jawa

Di dalam bahasa Jawa, ada huruf yang disebut HaNaCaRaKa. Huruf atau aksara Jawa ini adalah turunan dari bahasa Brahmi yang kemudian dimodifikasi oleh Kesultanan Mataram. Nah, modifikasi dari Kesultanan Mataram tadi digunakan hingga sekarang dan disebut sebagai huruf Jawa modern.

Aksara Jawa terdiri dari 20 huruf yaitu:

Ha Na Ca Ra Ka
Da Ta Sa Wa La
Pa Dha Ja Ya Nya
Ma Ga Ba Tha Nga

Ini dia huruf Jawa yang saya kutip dari Wikipedia.org.

Anda pasti sudah mengenal bagaimana teknik pengucapan bunyi vokal dan konsonan bahasa Jawa pada posting saya sebelumnya. Jika belum sebaiknya, anda pelajari dulu deh sebelum di bab ini biar Anda mudah dalam membacanya menggunakan tanda yang saya gunakan. Nah, kini saya akan membahas tentang macam-macam kata tanya dalam bahasa Jawa.Mari Mengenal Macam Kata Tanya Dalam Bahasa JawaTerakhir adalah tanda baca dalam penulisan aksara Jawa.Selain itu, ada juga huruf vokal mandiri (sandhangan), dalam istilah bahasa Arab dikenal sebagai harakat yang berfungsi sebagai tanda vokal, tanda ganti konsonan, dan tanda penghilang voka. Mengapa? Karena dalam huruf Jawa yang disebut di atas berbunyi akhir “a”. Maka untuk menimbulkan bunyi vokal seperti “a, i, u, e, dan o“, huruf konsonan seperti “r, h, dan ng, ya, ra, dan re” serta penghilang bunyi vokal harus menggunakan sandhangan.Pada penulisan yang menggunakan aksara Jawa juga menggunakan huruf pasangan yang berfungsi sebagai penekan vokal konsonan di depannya, contoh, kita menulis kata “pakan sapi” kalau tidak ada aksara pasangan maka akan menjadi pakanasapi , karena huruf “na” tidak dimatikan dengan huruf pasangan.

  1. Apa….?
    Kata tanya ini juga digunakan untuk menanyakan sesuatu benda. Contoh:
    – apakuwi sing mbok gawa?
    (apa itu yang kamu bawa?)
    – apa iki?
    (apa ini?) dan lain-lain….
  2. Sapa….?
    Kata Tanya ini biasa digunakan untuk menanyakan orang. Contoh:
    – Sapajenengmu?
    (siapa nama kamu?)
    – Sapabapakmu?
    (siapa bapak kamu? dan lain-lain….
  3. Piye
    Kata tanya ini untuk menanyakan keadaan seseorang. Contoh:
    – Piye kabarmu?
    (bagaimana kabarmu?)
    – Piye carane?
    (bagaimana caranya?) dan lain-lain….
  4. Pira
    Nah, kalau yang ini untuk menanyakan jumlah benda atau harga. Contoh:
    – Pirasedulurmu?
    (berapa saudara kamu?)
    – Buku iki regane pira?
    (buku ini harganya berapa?) dan lain-lain….
  5. Kapan
    Kata tanya ini digunakan untuk menanyakan waktu. Contoh:
    – Kapan kowe arep bali?
    (kapan kamu akan kembali?)
    – Tanggal lairmu kapan?
    (tanggal lahir kamu kapan?) dan lain-lain….
  6. Ngapa? Kenaapa?
    Kata tanya ini menanyakan suatu alasan. Contoh:
    – Kowe kok nangisi ngapa/kenaapa?
    (kamu kok nangis kenapa? atau mengapa kamu kok nangis?) dan lain-lain…..

Nah, mungkin hanya itu dulu postingan untuk hari ini yah…..have a nice day!
Matur Suwun

Contoh Percakapan Dalam Bahasa Jawa

Wah, sudah lama ni saya tidak update posting di blog ini karena kesibukan di luar online. Sebelumnya saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri / Sugeng Riyadi 1433 H untuk sedulur-sedulur muslim semua di seluruh dunia walaupun sudah terlambat beberapa hari heheheehhe.

Ok lanjut…

Kali ini saya ingin menulis beberapa contoh percakapan dalam bahasa Jawa.

A : Piye Kabare? (Apa kabar?)
B : Apik. Hla kowe piye? (Baik. Lha kamu bagaimana?)
A : Aku ya apik. Wah, wis suwe ora ketemu ki. Kangen rasane karo kanca. ( Aku juga baik. Wah, sudah lama tidak ketemu nih. Kangen rasanya sama teman).
B : Saiki kowe wis nyambut gawe apa durung? (Sekarang kamu sudah kerja apa belum?)
A : Aku durung nyambut gawe isih nganggur. Hla kowe piye? (Aku belum kerja masih nganggur. Lha kamu bagaimana?)
B : Alhamdulillah, aku wis oleh gawean. Ya wis ayo mangan bareng ning warung mi ayam kae. Tak traktir tenang wae.(Alhamdulillah, aku sudah dapat kerja. Ya udah makan bareng di warung mi ayam itu yuk.Aku traktir tenang saja)
A : Ayo. (Ayo)

Contoh Percakapan Dalam Bahasa Jawa (Bag.2)

Nina lagi dolan menyang omahe kanca sak kelas jenenge Siti. Dina iku Siti pas lagi nandur kembang ning latar mburi omahe. (Nina sedang main ke rumah teman sekelasnya namanya Siti. Hari itu Siti pas sedang menanam bunga di halaman belakang rumahnya)

Nina : Hai Siti (Hai Siti)
Siti  : Hai Nina (Hai Nina)
Nina : Kowe lagi ngapa? (Kamu sedang apa? / kamu lagi ngapain?)
Siti  : Aku lagi nandur kembang ki. Aku njaluk tulung gawakno pot kembang sing ning kana kae mrene, isa ora? (Aku sedang/lagi menanam bunga nih. Aku minta tolong bawakan pot bunga yang di sana itu ke sini bisa nggak?
Nina : Ya ( Nina nggawa pot kembange)…..Siti iki pot kembange. (ya…Nina membawa pot bunganya…Siti ini pot bunganya)
Siti : Matur nuwun ya (terima kasih ya)
Nina : Padha-padha Siti. Kembang-kembang iki endah ya. Apa iki kabeh duwekmu Siti? (Sama-sama Siti. Bunga-bunga ini indah ya. Apa ini semua punyamu Siti?)
Siti : Iya. Ibuku mundhutake kembang-kembang iki kabeh kanggo aku. (Iya ibuku membelikan bunga-bunga ini semua untuk aku)
Nina : Tak ewangi nyirami kembange ya? (Aku bantu menyirami bunganya ya?)
Siti : Wis ora usah Nina malah dadi ngrepotake awakmu…(udah nggak usah Nina malah merepotkan kamu…)
Nina : Ora apa-apa…aku malah seneng hlo (nggak apa-apa..aku malah senang lho)
Siti : Ya wis kae nek njupuk banyu ning kran kidul kae ya….(Ya udah itu kalau mengambil air di keran sebelah selatan itu ya..)
Nina : Ok (ok!)

NB: Dalam bahasa Jawa jika kata kerja untuk orang tua menggunakan bahasa krama alus : pada contoh di atas membelikan:
Ngoko : nukokake
Krama Alus : mundhutake

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s